Berita, Internasional

Misteri Tembok Dengan Panjang 115 KM Di Iran Belum Dapat Dipecahkan

Sejumlah arkeolog baru-baru ini menemukan dan mengidentifikasi sisa-sisa dari tembok batu yang memiliki panjang 115 kilometer di Kabupaten Sar Pol-e Zahab yang berada di sebelah barat Iran.

“Dengan perkiraan volume batu yang mencapai 35 ribu meter kubik, ini akan membutuhkan waktu dan sumber daya yang besar dalam hal tenaga kerja dan bahan,” jelas Sajjad Alibaigi yang merupakan anggota dari tim arkeolog dan juga mahasiswa doktoral di Departemen Arkeologi University of Teheran.

Struktur itu membentang dari utara hingga selatan dari Pegunungan Bamu di utara ke daerah yang berada dekat desa Zhaw Marg di selatan Iran, Tulis Alibaigi.

Tembikar yang ditemukan disepanjang dinding menunjukkan bahwa struktur tersebut dibangun pada abad keempat sebelum masehi dan abad keenam masehi.

“Sisa-sisa bangunan saat ini telah dihancurkan terlihat di tempat disepanjang dinding. Ini mungkin berhubungan antara menara dengan menara atau bangunan,” ungkap Alibaigi yang juga mencatat bahwa tembok ini sendiri terbuat dari bahan lokal alami seperti batu-batu besar dengan mortar gipsum yang ditemukan di beberapa tempat.

Misteri Tembok Dengan Panjang 115 KM Di Iran Belum Dapat Dipecahkan

Walaupun keberadaan dinding itu tidak pernah diketahui oleh para arkeolog hingga saat ini akan tetapi oleh penduduk lokal yang tinggal disekitar area tersebut telah lama mengetahui keberdaan dinding tersebut. Penduduk sekitar menyebut tembok tersebut sebagai “Dinding Gawri”.

Seorang juru bicara Antiquity yang dimana tempat tulisan dari Alibaigi diterbitkan menyampaikan bahwa jurnal telah mengetahui bahwa kelompok arkeolog lainnya telah melakukan investigasi mengenai dinding ini akan tetapi penelitian tersebut tidaklah pernah dipublikasikan sama sekali.

Para arkeolog tidaklah yakin siapa yang membangun struktur dinding tersebut beserta tujuan dari dinding tersebut.

Karena kelangkaan pelindung yang buruk, para ilmuwan bahkan tidak yakin dengan tinggi dan lebar asli dari dinding tersebut. Perkiraan terbaik mereka adalah tembok tersebut memiliki ukuran asli 4 meter untuk lebar dan 3 meter untuk tinggi.

“Tidak diketahui apakah tembok ini didirikan untuk fungsi sebagai tembok pertahanan atau hanya sekedar simbolis,” tambah Alibaigi yang juga mencatat bahwa ini dapat menjadi pertanda perbatasan untuk sebuah kerajaan kuno yang mungkin Persia yang berlangsung dari 247 SM hingga 224 M ataupun Sassania dari tahun 224 M – 651 M.

Kedua kerajaan di Iran barat ini membangun istana besar, kota dan sistem irigasi sehingga kemungkinan keduanya memiliki sumber daya yang dibutuhkan untuk membangun tembok ini.

Tembok Gawri yang baru ditemukan ini bukanlah satu-satunya tembok panjang kuno di Iran. Para arkeolog sebelumnya telah menemukan struktur yang hampir sama disebelah utara dan timur laut Iran.

Alibaigi mengharapkan untuk melakukan penelitian yang lebih lanjut mengenai tembok ini di masa depan.