Berita, Politik

DPR Resmi Tetapkan Idham Azis Sebagai Kapolri Yang Baru

DPR resmi menetapkan Komjen Pol Idham Azis sebagai Kapolri yang baru untuk menggantikan Jenderal Polisi Tito Karnavian yang pensiun dini setelah ditunjuk sebagai Mendagri oleh Presiden Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju.

“Apakah laporan dari Komisi III ini terkait fit and proper test terhadap calon Kapolri yang baru dapat disetujui? Kata Ketua DPR Puan Maharani yang memimpin rapat paripurna DPR.

“Setujuuu,” jawab para peserta rapat tersebut.

Puan lalu mempersilakan Idham Azis untuk maju ke depan ruang rapat paripurna. Idham pun berfoto dengan pimpinan DPR RI.

DPR Resmi Tetapkan Idham Azis Sebagai Kapolri Yang Baru

Sebelum ditetapkan, DPR melalui Komisi III melakukan fit and proper test terhadap Idham Azis. Ketua Komisi III DPR RI, Herman Hery pun mengumumkan bahwa hasil uji kelayakan dan kepatutan didalam rapat paripurna. Itu disampaikan Herman sebelum memutuskan paripurna untuk menyetujui pengangkatan Idham Azis sebagai Kapolri yang baru.

Idham yang dalam uji kelayakan ini membeberkan tujuh program prioritas untuk memajukan Polri. Program ini merupakan program penguatan Polri promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya).

“Menuju Indonesia maju dengan diimplementasikan dalam tujuh program utama,” katanya.

Tujuh program tersebut adalah mewujudkan SDM yang unggul, pemantapan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat, penguatan hukum dan profesional dan berkeadilan, pemantapan manajemen media, penguatan sinergi polisi, penataan kelembagaan dan terakhir adalah penguatan pengawasan.

Setelah uji kelayakan dan kepatutan Komisi III menetapkan Idham sebagai Kapolri yang baru. Ketua Komisi III DPR, Herman Herry menyatakan bahwa seluruh fraksi di Komisi III telah sepakat secara aklamasi untuk menunjuk Idham sebagai Kapolri.

“Semua fraksi memutuskan aklamasi untuk menyetujui Komjen Idham Azis menjadi Kapolri,” kata Herman.