Berita, Daerah

Wakil Menteri Desa PDDT Budi Arie Akan Libatkan Relawan Projo Menjadi Pendamping Desa

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi mengatakan bahwa dirinya akan melibatkan para relawan dari Projo untuk menjadi pendamping desa.

“Relawan Projo akan dilibatkan. Untuk saat ini akan menjadi pendamping desa karena para relawan Projo karena kita tahu itu adalah persoalan pengetahuan, dan keahlian dari masyarakat desa yang belum siap,” kata Budi Arie.

Budi Arie hari ini dilantik sebagai Wakil Menteri Desa PDTT untuk mendampingi Menteri Desa PDTT yang berasal dari PKB, Abdul Halim Iskandar. Budi Arie sebelumnya diketahui merupakan Ketua dari relawan Pro Joko Widodo yang merupakan salah satu element utama dari relawan pendukung Jokowi.

“Saya mau mencium baunya rakyat di desa. Saya mau mengingap di kampung, kita buat mobil karavan, jalan saja. Nanti saya sampaikan kepada teman-teman wartawan yang ikut,” ungkap Budi.

Wakil Menteri Desa PDDT Budi Arie Akan Libatkan Relawan Projo Menjadi Pendamping Desa

Budi mengaku bahwa Presiden Jokowi meminta dirinya untuk ikut terlibat dan membantu Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar untuk mengelola 74 ribu desa yang memiliki budaya yang sangat beragam.

“Kita akan segera memotret secara serius mana masalah di desa karena menurut data BPS pada tahun 2020 perbandingan penduduk desa dan kota akan mencapai 56:44 sehingga menjadi problem kemiskinan di desa. Sedangkan anggaran desa yang mencapai Rp 77 triliun setahun harus benar-benar dimanfaatkan untuk pembangunan desa,” kata Budi Arie.

Budi mengaku baru akan melakukan konsolidasi dengan Menteri Desa PDTT terkait pembagian tugas pada Senin 28 Oktober 2019.

“Saya berharap dalam satu hingga dua hari akan dikantor. Sisanya 5 atau 6 hari itu akan berkeliling di seluruh desa di Indonesia. Saya berencana untuk menyampaikan kepada pak menteri 1 hari saja di kantor sedangkan sisanya berada di desa, kalau perlu tidur di kampung-kampung,” jelas Budi.

Terkait dengan rencana bubarnya Projo karena kecewa dengan penunjukan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan oleh Presiden Jokowi, Budi mengatakan bahwa dirinya dan para relawan tidak pernah meminta jabatan apapun di pemerintah.

“Tidak kecewa atau ngambek. Siapa yang ngambek? Itu kan persepsi teman-teman. Kita berencana untuk istirahat karena Pilpres telah selesai. Politik itu tidak boleh baper. Politik harus kuat, tidak boleh dengan zero sum game, ngambek, baper. Saya begini sudah mulai sayang dengan Pak Prabowo,” jelas Budi.

Dirinya mengaku bahwa tidak masalah akan berada satu kabinet dengan Prabowo.

“Ini bibit-bibit rasa cinta mulai muncul. Manajemen hati kita, rasa kita karena kita cinta negara ini. Semuanya beres,” kata Budi.

Relawan Projo telah lama mendukung Presiden Jokowi mulai dari Pilgub DKI 2012. Loyalitas mereka terus berlanjut hingga Pilpres 2014 ketika Jokowi berhadapan dengan Prabowo dan terakhir pada Pilpres 2019 untuk kembali menghadapi Prabowo.