Berita, Daerah

Polisi Dalami Motif Pembakaran Istri Di Surabaya Oleh Suami

Seorang pria berinisial P (45) nekat untuk membakar istrinya Putri (25) di rumah kos kawasan Ketintang Baru, Surabaya. Anggota Polsek Gayungsari tengah mendalami motif kasus ini dan langsung melakukan olah TKP.

Penjaga kos, Heri Suwandoyo bercerita bahwa istri pelaku yang diketahui bernama Putri datang ke kos milik suaminya yang ada di Jalan Kelintang Baru, Surabaya. Dirinya datang bersama dengan ibunya pada jam 08.00 WIB.

“Istrinya enggak tidur di kos. Istrinya datang bersama dengan ibunya untuk membicarakan cekcok antara Putri dengan pelaku yang terjadi sebelumnya. Tapi tiba-tiba terdapat teriakan dari dalam kamar. Disitulah baru diketahui bahwa ada pembakaran,” jelasnya.

Saat peristiwa itu terjadi, sang ibu dari Putri tengah menunggu anaknya diluar kamar kos. Sementarai itu sang anak menemu suaminya didalam kamar. Usai membakar korban, pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor.

Polisi Dalami Motif Pembakaran Istri Di Surabaya Oleh Suami

“Suaminya langsung kabuar dengan sepeda motor. Tidak tahu kemana sedangkan korban dilarikan ke RSI Surabaya,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Wakapolsek Gayungan, AKP Widiyantoro menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami motif dari pembakaran yang dilakukan oleh pelaku yang tidak lain adalah suami di rumah kos Jalan Ketintang Baru 2, Surabaya, Jawa Timur.

“Kita lihat dan kita tengah melakukan olah TKP. Benar terjadi dugaan pembakaran yang melibatkan pasangan suami istri. Motif dan lain sebagainya sedang dalam penyelidikan,” jelas Widi.

Ditanya mengenai pelaku yang melarikan diri, Widi menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kita terjunkan petugas untuk pengejaran,” ungkapnya.

Disinggung mengenai kondisi dari korban, Widi menjelaskan bahwa saat ini korban tengah dirawat di RSI Surabaya dan berada dalam kondisi stabil.

“Korban telah dirujuk ke RSI Surabaya. Luka bakarnya tersebar di tangan, kaki dan wajah,” jelasnya.